Awal Februari 2010 jadi salah satu momen bersejarah di dalam hidupku. Kabar senang dari Australian Development Scholarship (ADS) mewujudkan keliru satu mimpiku melanjutkan belajar lagi di negeri kangguru. Namun, pada pas yang seiring timbul ketakutan luar biasa.

Australia bukanlah negeri yang asing bagiku sebab empat tahun pada mulanya negeri indah ini pun jadi tempatku menimba ilmu. Sekarang kondisinya tidaklah mirip layaknya dulu yang tetap sendiri.

Sekarang udah tersedia si kecil yang tidak barangkali kutinggal. Terbersit tanya di hati apakah aku sanggup jadi temporary single parent disana sebab suami mengetahui tidak barangkali ikut . Mampu tidak hanya dari aspek mental namun termasuk finansial.

Sepertinya udah bukan rahasia lagi terkecuali melindungi anak umur prasekolah di negara maju layaknya Australia adalah sebuah tantangan besar dan mahal. Anak-anak prasekolah bersama dengan umur sampai bersama dengan 4 tahun berikut berada di bawah pengasuhan bali childcare  atau day care sepanjang orang tuanya bekerja atau bersekolah bagi yang tetap berstatus pelajar/mahasiswa.

Child care atau day care adalah area penitipan anak di mana anak berada di bawah pengasuhan registered carer yang udah tersertifikasi. Sebelum berangkat ke Australia, aku pun coba mencari keterangan sebanyak-banyaknya berkenaan childcare baik dari aspek biaya, program yang ditawarkan, lokasi maupun fasilitasnya.

Sudah sanggup ditebak, biaya childcare sangatlah mahal berkisar lebih kurang 60-80 dollar/hari. Dengan biaya hidup yang di terima tiap 2 minggu dari ADS, mengetahui aku tidak akan sanggup membayar fee sebesar itu. Rasanya idaman membawa anak kesana pupus sudah.

Selama masa-masa persiapan keberangkatan, banyak sekali info-info baru yang kudapat terutama dari para alumni. Salah satunya berkenaan child care benefit (CCB). CCB ini merupakan skema pertolongan finansial dari Pemerintah Australia lewat Family Assistance Office untuk menolong para orang tua yang ada problem membayar biaya childcare yang mahal.

Ada tiga jenis skema CCB yang tersedia yaitu pertolongan finansial bersama dengan pemakaian childcare maksimum 24 jam/minggu, pertolongan bersama dengan pemakaian sampai bersama dengan 50 jam/minggu dan pemakaian lebih dari 50 jam/minggu. Akan namun tidak semua residen yang berhak terima pertolongan ini.

Ada beberapa beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum kita mengajukan permintaan CCB. Persyaratan berikut meliputi beberapa syarat kependudukan (residence requirement), pendapatan orang tua, beberapa syarat anak, dan childcare yang digunakan

Persyaratan pertama berkenaan residensi standing orang tua yang diharuskan memenuhi keliru satu beberapa syarat berikut :

– Warga negara Australia

– Pemegang visa permanen

– Warga negara New Zealand bersama dengan paspor New Zealand

– Pemegang visa pas tertentu, misalnya visa subclass 576 untuk pelajar yang disponsori AusAid

Persyaratan ke-2 perihal bersama dengan pendapatan orang tua (pemohon). Untuk mengetahui apakah pemohon berhak memenuhi beberapa syarat penghasilan, pemohon terutama dahulu harus melalukan income test (tes penghasilan) yang disajikan secara online .

Tes ini akan mengimbuhkan deskripsi apakah pemohon diakui punyai pendapatan yang besar supaya tidak berhak terima CCB ataukah sebaliknya. Jika pun berhak, lewat tes ini pemohon akan mengetahui takaran CCB yang akan diterima.

Adapun beberapa syarat ketiga perihal bersama dengan anak Ada 3 beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu usia, residensi dan standing imunisasi. Untuk mendapatkan CCB, anak harus berusia di bawah 21 tahun, harus berada di bawah pengawasan orang tua yang mengajukan permintaan dan tidak berdomisili di negara lain sepanjang lebih dari tiga tahun.

Untuk standing imunisasi terutama anak yang tetap berusia di bawah 7 tahun, imunisasinya harus lengkap memenuhi skema imunisasi yang ditetapkan pemerintah Australia. Untuk itu orang tua yang bukan warga negara Australia harus mengimbuhkan bukti riwayat imunisasi anak yang disahkan oleh dokter.

jIka imunisasi anak belum lengkap, anak harus segera mendapatkan catch-up vaccination (vaksinasi susulan) bergantung imunisasi yang belum diterima.

Data imunisasi ini selanjutnya didaftarkan oleh dokter ke the Australian Childhood Immunization Register (Badan yang menangani imunisasi) .

Selanjutnya kita berubah ke beberapa syarat yang terakhir yaitu standing provider childcare yang digunakan. Untuk mendapatkan CCB, childcare yang digunakan haruslah yang udah mendapatkan approval dari pemerintah atau yang udah terdaftar (registered). Teman-teman pasti ingin mengetahui kan bagaimana cara mengajukan permintaan CCB. Sabar ya, penjelasan selanjutnya sanggup dibaca di seri kedua.