Metode Menanggulangi ular di kala banjir – Banjir yang menyerang beberapa wilayah di Indonesia, menimbulkan meningkatnya peristiwa konflik manusia dengan fauna melata semacam ular yang sarangnya terendam air. Dalam tiap kejadian banjir, senantiasa terdapat laporan penemuan ular di kawasan perumahan yang dilanda banjir.

Gimana metode menanggulangi ular dikala menciptakannya di rumah kala banjir?

Penindakan ular Pimpinan Yayasan Sioux Ular Indonesia, Aji Rachmat, menarangkan, terdapat beberapa metode yang wajib dicermati dalam penindakan ular liar yang masuk ke permukiman masyarakat. Bila ular belum tertangkap serta masyarakat tidak percaya buat mengamankannya, hendaknya menghubungi tenaga terlatih semacam petugas pemadam kebakaran setempat ataupun kelompok penyelamat reptil. Yang dapat dicoba merupakan menghubungi call center Indonesia Snake Rescue di no 0817- 6800- 446. Hendak namun, bila memanglah menanganinya sendiri, tahu spesies ular tersebut, apakah berbisa ataupun tidak. Perihal ini berarti buat mengenali langkah pengamanan yang wajib dicoba. Kala telah mengenali spesies ular itu, yakinkan ular dimasukkan dalam wadah sedangkan yang nyaman menurutnya serta untuk masyarakat dekat.

” Hendaknya memakai botol galon air mineral ataupun botol besar air mineral yg diberi lubang,” kata Aji.

 

Baca juga: Pemanfaatan Tanaman Hias Daun Di Kolam Ikan

 

Jangan simpan di tempat penyimpanan berbentuk plastik biasa. Tidak hanya gampang melar serta sobek, plastik biasa pula tidak membolehkan masuknya hawa buat ular bernapas.” Jangan dipapar panas matahari,( bila ular berbisa semacam kobra) jangan didekatkan mata kanak- kanak ataupun berusia, sebab semburan kobra dapat lewat lubang- lubang kecil,” tambah Aji. Buat ular tipe phyton yang berdimensi besar, Aji mengatakan, tidak butuh menangkapnya dalam keadaan mulut terikat kain ataupun lakban.” Mulutnya tidak butuh di lakban, masukkan saja langsung ke kantong ataupun sarung tanpa lakban di mulut,” kata ia.

Jangan peruntukan tontonan

 

Cari Pabrik Maklon Kosmetik dan Skincare untuk brand kamu? Cek Disini Yuk

 

Masyarakat pula tidak dianjurkan menjadikan ular yang sukses ditangkap itu selaku mainan ataupun tontonan. Perihal ini hendak membuat ular stress serta marah. Bila telah sukses diamankan, hingga masyarakat dapat menghubungi regu penyelamat ular ataupun komunitas reptil terdekat buat melepasliarkannya di alam. Bila hendak melepasnya sendiri, perhatikan posisi pelepasan. Jangan lepaskan ular di tengah kerumunan masyarakat, cari tempat yang jauh dari keberadaan masyarakat.” Lepas ular di sungai ataupun kali. Wilayah aliran sungai merupakan habitat binatang liar, santapan ular banyak di dekat sungai,” sebut Aji.

Hendak namun, usahakan supaya memilah sungai ataupun kali yang tidak bersebelahan dengan rumah penduduk.

” Bila di dalam kantong, buka ikatannya. Bila di botol, buka tutupnya,” ucap Aji. Saat sebelum dilepaskan, bila Kamu menciptakan ular dalam keadaan terluka ataupun tidak sehat, hingga dapat buat diatasi terlebih dulu.

 

Baca juga: Jerawat di Usia Tua? Begini Cara Mengatasinya

 

Perhatikan waktu pelepasan. Waktu pelepasan yang sangat pas, bagi Aji, dikala sore ataupun senja.

” Ular diurnal( aktif pada siang hari) hendak cenderung langsung sembunyi, ular nokturnal( aktif di malam hari) hendak bersiap bergerak cari mangsa,” papar Aji. Bila mendokumentasikan proses pelepasan, hendaknya tidak butuh mengatakan lokasinya, buat menjauhi aplikasi perburuan liar yang hendak mengecam keberadaan ular itu sendiri.