Kebiasaan orang Indonesia nyatanya kerap diakui unik oleh para wisatawan asing. Ya, rupanya banyak perihal yang baru diketahui oleh para bule, mereka pun merasa kaget sekaligus aneh. Apa saja ya? Selayaknya turis terhadap umumnya, turis Indonesia pun memiliki normalitas dan ciri yang unik setiap kali jalan-jalan. Terutama disaat baru traveling ke luar negeri untuk yang pertama kalinya.

Masyarakat Indonesia memiliki normalitas yang kemungkinan tidak dijalankan oleh penduduk negara lain. Kebiasaan unik penduduk Indonesia ini kadang kala sebabkan para wisatawan asing yang datang ke Indonesia merasa heran.

Dalam kehidupan sehari-hari, ada lebih dari satu normalitas yang kita anggap normal sebagai orang Indonesia. Hampir seluruh penduduk Nusantara melakukannya, atau seenggaknya lumrah saja disaat orang-orang di kira-kira mereka melakukannya. Tapi gimana ya kecuali orang-orang luar negeri menyaksikan normalitas kita sehari-hari?

7 Kebiasaan Unik Orang Indonesia Saat Bulan Suci Ramadhan

Masyarakat Indonesia memiliki normalitas yang kemungkinan tidak dijalankan oleh penduduk negara lain. Kebiasaan unik penduduk Indonesia ini kadang menjadi kebiasaan unik orang Indonesia saat bulan suci ramadhan kala sebabkan para wisatawan asing yang datang ke Indonesia merasa heran. Liburan ke luar negeri sebetulnya jadi impian lebih dari satu turis Indonesia. Biasanya, negara-negara Asia yang populer seperti Singapura, Hong Kong, Jepang atau Korea Selatan jadi destinasi andalan untuk dituju.

Melakukan Jongkok

Kebiasaan pertama yang kerap dijalankan oleh orang Indonesia adalah menggunakan toilet jongkok. Rupanya jongkok merupakan perihal yang jarang sekali dijalankan oleh warga negara lain, lho.

Hal inilah yang sebabkan para wisatawan asing aneh dengan rakyat Indonesia yang bisa berlama-lama dengan posisi berjongkok.

Makan cabai rawit mentah-mentah

Kebanyakan berasal dari kita orang Indonesia puas sekali makan cabai rawit secara langsung, lebih-lebih kecuali ulang makan gorengan ataupun ulang makan mie goreng. Di luar negeri cabai biasanya senantiasa diolah lebih-lebih dahulu sebelum akan dimakan.

Keramahan orang Indonesia yang sebabkan si bule merasa kaget dan heran

Ramah tamah merupakan keliru satu budaya ketimuran yang perlu dijaga dan dilestarikan turun temurun oleh penduduk Indonesia. Bahkan kepada orang yang baru dikenalnya sekalipun. Hal ini nggak hanya berlaku kepada sesama warga lokal saja. Tapi kadang sama bule juga.

Suka Minta Foto Sama Bule

Mau di negeri sendiri atau di luar negeri, wisatawan Indonesia terlalu puas kecuali ketemu bule. Makanya enggak heran, biarpun ulang jalan-jalan, ada saja yang tiba-tiba mepet bule untuk diajak kenalan dan foto belaka.

Kerokan Kalau Masuk Angin

Sepertinya hanya orang Indonesia saja yang memiliki normalitas unik ini. Jika masuk angin, kerokan adalah pemberian pertama yang kerap dijalankan banyak orang untuk mengobatinya.

Caranya hanya memadai menggoreskan koin ke punggung yang telah dibaluri minyak kayu putih. Para bula kadang kala shock menyaksikan kegiatan kerokan ini.

Makan menggunakan tangan

Dari ujung ke ujung kepulauan Indonesia, nyaris semuanya terhadap mulanya makan menggunakan tangan kosong. Ya, itu sebelum akan kultur makan menggunakan sendok berlaku disini. Makan dengan tangan sebetulnya memiliki tambahan kenikmatan tersendiri. Hal ini diakui aneh oleh teman – teman bule kita yang biasanya kerap makan menggunakan pisau, garpu dan sendok.

Makanan pokok orang Indonesia adalah nasi. Jadi mereka telah terbiasa berasumsi kecuali belum makan nasi artinya mereka belum makan. Rasanya sebetulnya kurang afdol kecuali belum makan nasi. Meskipun seluruh makanan masuk dalam berutmu, tetapi kecuali belum nasi yang masuk itu belum bisa dikatakan makan.

Kesulitan Pakai Toilet Tanpa Bidet

Orang Indonesia terbiasa mencuci daerah genitalnya dengan air disaat menggunakan toilet, baik dengan gayung atau bidet. Sementara di biasanya negara bekas jajahan Inggris seperti Amerika, Singapura, dan Australia, toiletnya tidak ditambah bidet.

Nah, suasana ini biasanya buat turis Indonesia jadi merasa risih sendiri. Karena risih, biasanya ada wisatawan yang menunda untuk pergi ke kamar mandi. Parahnya, kadang pulang berasal dari liburan bukannya senang, jadi jadi sembelit.