Jenis Baju Sablonan Terbaik Yang Cukup Laku Di Pasaran

Perkembangan cetak sablon makin berkembang pesat, terlebih dalam industri pakaian.

Baju sablonan masih menjadi favorit para biasanya orang. Desain yang unik dan mampu dikustomisasi menjadi daya tarik sejumlah orang ketika menggunakan baju sablonan.

Meskipun di masa digital ini, beberapa orang udah meninggalkan cetak sablon dan beralih ke digital printing, termasuk untuk baju atau kaos.

Apalagi waktu ini cetak sablon kaos murah untuk baju makin banyak variasi jenisnya. Jenis tinta sablon yang digunakan dalam sistem cetak sablon terhadap baju sangat menentukan kualitas baju itu sendiri. Selain tinta, tehnik sablon termasuk memengaruhi tingkat kenyamanan penggunanya dalam menggunakan baju sablonan.

 

Berikut 6 type baju sablonan paling baik yang memadai laku di pasaran

 

1. Sablon Glow In The Dark

Jenis sablon Glow In The Dark sedang tenar sejak beberapa tahun terakhir. Sesuai namanya Glow In The Dark akan menyala ketika berada di dalam gelap. Sablon yang menyala berikut berkat perpaduan sablon plastisol, rubber, dan juga bahan fosfor. Perpaduan bahan ini termasuk memicu baju lebih awet.

2. Sablon Pigmen

Selain Glow In The Dark, sablon pigmen termasuk paling banyak digunakan dalam cetak sablon terhadap baju yang beredar di pasaran. Sablon type ini sangat sesuai digunakan untuk tehnik penyablonan kain berwarna terang.

Sebab tinta terhadap sablon pigmen sangat mudah menyerap ke dalam serat kain. Berbeda berasal dari sablon rubber yang penggunaannya lebih kain berwarna gelap, kekurangan berasal dari sablon pigmen ialah tidak mampu digunakan untuk penyablonan terhadap kain gelap. Biasanya warna tinta sablon pigmen akan kalah dengan warna gelap kain itu sendiri.

 

3. Sablon Rubber

Sablon Rubber punyai karakter alami yang mampu menutupi serat kain yang timbul dan hasilnya jauh lebih elastis. Karena berupa elastis, sablon rubber termasuk sering disebut sebagai sablon karet. Kepekatan tinta sablon rubber sangat sesuai untuk sistem cetak sablon terhadap kain yang berwarna gelap

Jenis sablon ini termasuk punyai tinta yang tidak mudah memudar terlebih waktu disetrika. Sablon rubber ini termasuk mampu dijadikan sebagai tehnik penyablonan dasar sebelum akan menggunakan tehnik sablon lainnya.

 

4. Sablon Polyflex
Sablon polyflex ini mampu menciptakan warna-warna padat dengan ketajaman warna tinggi. Sablon polyflex tergolong termasuk sebagai sablon digital dan termasuk tidak punyai minimum order.

Biasanya sablon type ini digunakan untuk pembuatan nomor terhadap jersey sepak bola. Katun dan polyster biasanya menjadi bahan yang sering digunakan dalam sablon Polyflex.

 

5. Sablon Discharge

Berikutnya ada sablon discharge yang termasuk dikenal sebagai tehnik berasal dari cabut warna. Sablon discharge Ini biasanya digunakan terhadap kaos distro.

Agar hasilnya lebih maksimal, biasanya cetak sablon ini menggunakan kain berwarna gelap. Jika menggunakan warna terang, tentu hasilnya tidak maksimal.

Jenis bahan katun paling sesuai digunakan dalam sablon discharge ini. Hasil cetak sablon berasal dari metode ini akan memberikan kesan yang lebih natural. Selain itu, memberikan tampilan dengan kesan seperti motif asli berasal dari kain yang dimilikinya.

 

6. Sablon DTG

Sablon DTG termasuk sedang kekinian dan diadopsi dalam berbagai type kaos atau baju yang beredar di pasaran. Sablon DTG menggunakan mesin digital atau digital printing dalam cetak sablon supaya hasilnya sangat jelas dan detail.

Warna putih sangat direkomendasikan untuk tehnik sablon DTG ini. Biaya memproses yang memadai tinggi, memicu baju yang menggunakan cetak sablon DTG ini lebih mahal harganya.