Fakta Unik Mengenai Sayu Ogiwara

Anime ini menceritakan perihal perjalan hidup seorang gadis yang berparas cantik, Ia bernama Sayu Ogiwara, gadis cantik ini pelarian yang bisa bertahan hidup sendirian ditengah-tengah kota Tokyo.

Sayu Ogiwara adalah seorang gadis cantik yang punyai paras cantik dan manis, ia punyai ciri fisik rambut cokelat dan busana seragam ang elalu digunakannya. Ia merupakan gadis SMA yang punyai tubuh dan kepribadian yang dewasa.

 Kehidupan yang terlalu keras di tengah-tengah kota Tokyo sebabkan ia mesti berjuang sekuat tenaga untuk supaya senantiasa bertahan hidup. Sebenarnya Ia berasal berasal dari Hokkaido dan lakukan pelarian hingga berakir di Tokyo.

Beberapa fakta unik perihal Sayu Ogiwara

Sayu punyai keluarga yang terlalu terpandang. Kelurganya merupakan keluarga terkemuka di area Asahikawa, Hokkaido. Kaka Laki-lakinya merupakan CEO makanan yang terlalu kondang dan sudah pasti terlalu kaya.

Ia lakukan Pelarian berasal dari area asalnya, Hokkaido. Semua itu sudah pasti punyai alasan yang terlalu “Besar”, Sayu Genshin Impact Spiral Abyss merupakan korban Bullying serta pengasingan berasal dari keluarganya sendiri. Banyak yang menyebutkan bahwa ia senantiasa di bandingkan bersama kakanya yang seorang CEO terkenal. Selain itu, Ia terhitung jadi Korban Bullying di sekolahnya.

Puncak berasal dari kehidupan Suramnya adalah, Ketika lihat Teman dekatnya mati di hadapannya. Sayu mengalami Stress yang terlalu mendalam serta tuduhan yang mengarah padanya. Dengan alasan tersebut, Sayu Pergi dan menyambung hidup bersama mempertaruhkan “Tubuhnya”.

Setelah lakukan Pelarian tanpa bekal yang cukup. Sayu pakai tubuhnya untuk bertransaksi dan meraih area tinggal selama 6 bulan bersama Pria yang berbeda-beda. Tekadnya terlalu kuat, Bahkan ia berani lakukan hal yang “Besar” demi bertahan hidup.

Pada awalannya sayu mulai kesakitan, Namun dikarnakan “Ketabahan” hati serta dirinya yang mulai “Dibutuhkan” maka perjalanannya terus ia lanjutkan.

Sayu punyai perasaan yang “Kosong”. Sejak berasal dari area asalnya, Ia tidak punyai seorangpun yang menyadari dapat dirinya. Kemudian cuma satu teman yang ia punyai mati di depan matanya sendiri.

Mungkin bersama alasan itu, Sayu jadi gadis nakal seperti itu. Namun semua itu berubah sesudah sayu bertemu bersama Yoshida.

Sayu dapat lakukan apa saja untuk bisa melarikan diri berasal dari segala hal yang di haapinya. Sayu hanya berpikir untuk terus berlari dan hidup secara “Mudah”. Namun semua pandangan berikut berubah sesudah ia bertemu bersama Yoshida dan Airi. Sayu jadi lebih berani untuk menerima kenyataan yang di hadapinya.

Sayu merindukan seseorang yang bisa “Memarahi” atau menyuruhnya diam sejenak. Kemudian ia terhitung meminta mendapatkan seseorang yang bisa tulus menerimanya. Nah semua itu ia dapatkan sesudah bertemu bersama Yoshida dan Airi..