Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperluas jaringan bisnis, keliru satunya bersama dengan membuka kesempatan reseller atau agen untuk bisnis Anda. Cara ini memadai ampuh, lebih-lebih di bersama dengan semakin maraknya penjualan online. Sehingga banyak orang yang tertarik inginkan membuka bisnis sampingan bersama dengan menjadi seorang reseller produk.

Akan tetapi wajib Anda ketahui, memiliki reseller sesungguhnya terlalu bermanfaat untuk perkembangan bisnis Anda tetapi kecuali keliru menentukan reseller justru malah akan menyusahkan bisnis Anda ke depannya. Untuk itu Anda wajib pas didalam menentukan calon mitra bisnis Anda, supaya ke depannya bisa sama-sama bekerja serupa dan serius membangun bisnis.

1. Minta Biodata Yang Lengkap
Anda wajib selektif memiliki calon mitra Anda, ketahui riwayat dirinya bersama dengan memahami identitas biodata diri calon reseller Anda. Jangan asal terima pendaftaran dari calon reseller. Anda bisa menanyakan alasan mereka mengapa inginkan menjadi reseller Anda dan tanyakan pula apakah dulu melakukan aktivitas bisnis sebelumnya. Identitas terhitung terlalu penting untuk database kecuali sewaktu-waktu tersedia perihal jelek dari reseller Anda yang merugikan aktivitas bisnis.

2. Calon Reseller Harus Melek Teknologi Internet
Ya, supaya perkembangan bisnis Anda lewat para reseller ini bisa sesuai harapan, akan lebih baik kecuali mengharuskan calon reseller memiliki pengetahuan seputar teknologi internet. Misalnya soal email, social media, blog. Hal itu diharapkan bisa dijadikan keliru satu caranya untuk memasarkan product Anda nantinya.

3. Calon Reseller Harus Memberikan Jaminan
Anda bisa beri tambahan syarat bersifat jaminan kepada para calon reseller. Maksudnya adalah calon reseller Anda wajib membayar jaminan duwit yang sudah Anda tentukan, tidak wajib besar, yang penting duwit itu nantinya bisa digunakan untuk jaminan. Uang jaminan ini tidak akan Anda miliki, tetapi hanya sebagai bentuk komitmen dari calon reseller kecuali mereka sesungguhnya serius untuk menjadi reseller. Nah, kecuali reseller untuk meraih menguntungkan besar, Anda bisa mengembalikan duwit jaminan itu.

4. Jangan Diberi Harga Reseller Dulu
Untuk memahami performa kinerja reseller Anda, pada awalnya jangan beri tambahan harga reseller dulu. Anda memadai beri tambahan potongan sedikit dulu. Atau Anda bisa terhitung mengharuskan reseller mengambil alih barang bersama dengan kuantitas yang besar dulu, nanti kecuali performa bagus, minimum pengambilan bisa dikurangi lagi.

5. Membuat Surat Perjanjian
Jika Anda inginkan lebih percaya lagi pada reseller Anda dan supaya ke dua belah pihak sama-sama bekerja maksimal, Anda bisa menyebabkan surat perjanjian kerjasama. Agar tiap-tiap bisa mobilisasi tugasnya sesuai bersama dengan yang seharusnya dan surat perjanjian ini bukan untuk menakut-nakuti tetapi untuk mengontrol kegiatan.

Jadi, Anda bisa pakai cara-cara di atas sebagai referensi didalam menentukan calon reseller. Namun pastikan sebelum saat memutuskan untuk mencari reseller, sistem manajemen bisnis Anda dari sisi internal sudah mapan dulu. Jika sudah mapan dan terstruktur, maka Anda bisa menjadi mencari mitra atau reseller bisnis yang bisa menolong mengembangkan bisnis Anda. Semoga bermanfaat ya.

 

Sumber : efyei.com