Batu alam merupakan salah satu batu yang sering digunakan untuk membuat taman, dinding atau hanya untuk hiasan. Penerapan batu alam pada berbagai tipe rumah digunakan karena berbagai alasan. Beberapa ingin berbagi kesan alami dan alami yang mereka jalani.

Ada yang menggunakan batu alam sebagai cara untuk mengubah rumah biasa menjadi mewah dan sebagainya. Penempatan batu alam di dalam rumah dapat digunakan sebagai bahan fasad bangunan, list rumah, lantai rumah dan lainnya. Satu hal yang menjadi kelebihan menggunakan batu alam adalah kurangnya perawatan.

Anda ingin mencari pagar besi minimalis berkualitas? Yuk bisa kepoin!.

Kurangnya perawatan pada batu alam bukan berarti batu alam tidak membutuhkan perawatan. Meski memiliki daya tahan yang baik, namun kotoran dan debu yang menempel dapat mengurangi keindahan batu alam tersebut.

Oleh karena itu, batu alam membutuhkan perawatan yang tepat agar terlihat optimal. Perawatan batu alam sebenarnya tidak sulit dan bisa dilakukan minimal 8 bulan sekali atau setahun sekali. Berikut cara membersihkan batu alam:

1. Pembersihan batu berkarakter lunak

Setelah 6 bulan pertama sejak pemasangan batu alam di rumah, coba lihat apakah ada perubahan yang terjadi pada batu alam tersebut. Untuk jenis batu tertentu seperti batu paliman atau batu paras jogja akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Batu akan mulai memudar atau Anda mungkin menemukan tanda-tanda lumut atau jamur. Jika hal ini terjadi, bersihkan batu secara cepat dengan mengampelas permukaan batu yang lapuk secara halus.

Setelah batu diplester, jangan lupa untuk melapisinya kembali agar terlihat bagus dan menarik. Jika Anda menggunakan batu aren, Anda bisa membaca kelebihan dan kekurangan batu aren.

2. Pembersihan batu dengan cara dicuci

Beberapa jenis batu alam seperti andesit biasanya dapat bertahan hingga 1 tahun sejak masa pemasangan awal telah berlalu. Jika batu andesit benar-benar terlihat kotor dan kusam, Anda bisa membersihkannya dengan cara mencuci batu tersebut dengan air.

Anda juga dapat menggosok batu jika perlu menggunakan sikat dan larutan pembersih ringan seperti sabun atau deterjen.

3. Menggunakan cairan khusus untuk batu yang keras

Membersihkan batu yang memiliki sifat keras seperti batu andesit, batu candi dan lain-lain jika terlihat lapuk, berlumut atau memiliki kotoran yang membandel dapat dilakukan dengan menggunakan pembersih porselen.

Jika ternyata cara ini masih dianggap kurang efektif, Anda bisa menggunakan campuran air sadah dengan air biasa yang kemudian digunakan untuk menggosok batu alam dengan bantuan alat pembersih rumah tangga berupa kuas. Jangan lupa bilas hingga bersih dan setelah permukaannya kering, Anda bisa melakukan proses pelapisan kembali.

4. Menggunakan ampelas untuk batu lunak

Pembersihan batu yang telah lama mengalami pelapukan dapat diatasi dengan pengamplasan. Proses ini dilakukan ketika batu telah kering. Amplas batu beberapa kali sampai permukaannya lapuk. Setelah itu, jangan lupa untuk mencuci batu dengan spons lembut agar tidak merusak permukaan batu Anda.

5. Membersihkan batu alam di lantai

Membersihkan batu alam yang digunakan di lantai garasi atau carpot dapat dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih porselen dan kuas. Namun jika perawatan tidak dilakukan dalam jangka waktu tertentu, maka tidak heran jika kerak sulit dihilangkan. Ketika batu alam sudah dibersihkan, Anda bisa menutupinya kembali dengan jenis pelapis yang sama di awal pemasangan batu alam.

6. Membersihkan menggunakan kawat dan kuningan

Cara membersihkan batu alam yang memiliki permukaan kasar dan pori-pori besar bisa dilakukan dengan cara digosok. Penggosokan batu alam dibantu dengan sikat kawat atau kuningan, menyesuaikan tekstur permukaan.

Namun, untuk batu alam yang lembut dan halus, Anda bisa menggunakan sikat bulu plastik agar tidak merusak batu alam.

7. Hindari pembersih berbahan kimia

Penggunaan larutan pembersih untuk membersihkan batu alam harus dihindari. Karena tidak semua batu alam memiliki ketahanan yang baik terhadap cairan kimia. Untuk itu Anda bisa menggunakan deterjen atau sabun yang berwarna netral. Selain sabun, Anda juga bisa menggunakan campuran air dengan baking soda untuk membersihkan permukaan yang kotor.