5 Contoh Surat Undangan Rapat dan Cara Mudah Membuatnya!

Membahas seputar surat, tentu semua orang pernah membuat atau paling tidak membacanya. Surat merupakan salah satu alat atau media kmunikasi yang biasanya digunakan untuk menyampaikan pernyataan ataupun informasi secara tertulis. Surat sendiri masih digunakan hingga sekarang, meskipun saat ini kita sudah ada pada masa di mana surat berevolusi menjadi lebih praktis.

Contohnya seperti surat elektronik yang bisa dikirim lewat internet, dan tentunya itu memudahkan orang-orang. Kamu tentu pernah mendengar tentang surat undangan resmi? Apakah kamu sudah mengetahuinya? Beberrikut ini kami akan memberikan informasi seputar perbedaan surat undangan resmi dan surat undangan pribadi.

Jenis-jenis Surat Undangan Beserta Contohnya

Lanjut ke pembahasan jenis-jenis undangan beserta contohnya, di mana surat undangan memiliki fungsi yang terbagi menjadi dua jenis, antara lain:

  1. Surat Undangan Pribadi

Yang pertama yaitu surat undangan pribadi, di mana surat undangan ini merupakan suatu permohonan yang ditujukan untuk menghadiri acara seperti kekerabatan atau perkumpulan keluarga besar seperti undangan khitanan, peserta ukang tahun, pertunangan, pernikahanm dan undangan lainnya yang bersifat kekeluargaan.

Pada umumnya, surat ini didominasi oleh font yang kental dengan seni, selain itu bahasa yang digunakan juga bahasa informal, santai, dan cenderung lebih bervariatif. Surat ini juga disesuaikan dengan maksud atau tujuan serta fungsi.

Terlebih lagi, surat ini sering sekali dilengkapi dengan gambar atau ilustrasi yang berkaitan dengan maksud atau isi pokok dari undangan tersebut. Surat undangan pribadi cenderung memiliki tingkat yang lebih lemah ketimbang surat undangan resmi, atau bisa dibilang surat undangan resmi terkesan lebih serius.

  1. Surat Undangan Resmi

Surat undangan resmi tentu berbeda fungsi dengan surat undangan pribadi, di mana surat undangan resmi merupakan undangan yang dilakukan oleh antarinstansi atau organisasi. Biasanya surat undangan digunakan untuk kepentingan dinas, sebagai contoh undangan resmi seperti undangan kedinasan, pemegang saham, pertemuan bisnis, dsb.

Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa surat undangan resmi memiliki perbedaan dengan surat undangan pribadi. Perbedaan yang paling mencolok yaitu dari segi mencantumkan kepala surat, nomor surat, serta tujuan yang dimaksud dari undangan tersebut. Lebih dari itu, nama, hari, tanggal, waktu, dan tempat juga harus dilampirkan secara jelas dan lengkap. Hal tersebut ditujukan agar orang yang dituju dapat mengetahui dan hadir tepat waktui.

Di dalam surat undangan resmi, kita juga wajib melampirkan nama orang serta jabatan yang bertanggung jawab atas surat tersebut. Selain itu kira juga perlu menggunakancap atau stempel resmi dari instansi yang mengirim surat tersebut.

Hal tersebut dilakukan untuk menunjukkan seberapa pentingkah surat undangan tersebut. Pada intinya surat undangan resmi merupakan surat yang sangat penting dan wajib unduk dihadiri, mengingat begitu banyak yang harus dilampirkan dalam surat tersebut.

Dikarenakan undangan ini sangat formal, maka bahasa yang digunakan juga tidak boleh sembarangan. Melainkan dibuat dengan penulisan yang formal pula, tidak seperti surat undangan pribadi yang terkesan tidak serius dalam mengunang seseorang. Surat undangan resmi dibuad dengan format yang singkat, lugas, tegas dan cenderung tidak bertele-tele.

Bagaimana, apakah kamu sudah mengetahui tentang perbedaan surat undangan resmi dan surat undangan pribadi? Mudah-mudahan, surat informasi ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu. Dan tentunya kamu benar-benar sudah mengetahui dengan jelas perbedaan antara kedua surat tersebut.